Saturday, February 23, 2013

Anjing Juga Bisa Anemia

Ternyata anjing juga bisa mengalami anemia *saya baru tau*, dan itu terjadi pada Glitter, salah satu anjing peliharaan kami di rumah.

Rencana kami untuk steril Don, anjing Labrador jantan, tertunda terus karena kami sekeluarga bolak-balik sakit bergantian, kondisi saya yang hamil dan gak boleh capek dan mas Adi yang sedang dikejar deadline pekerjaannya. Saat kondisi serba "riweuh" itu, kami tetap waspada ketika anjing-anjing betina memasuki masa loops dan Don mulai gelisah. Tapi kami kecolongan juga, diluar sepengetahuan kami, Don berhasil kawin dengan Glitter dan memberi kami 2 ekor puppies yang lucu.

Masalah terjadi kira-kira seminggu setelah Glitter melahirkan. Mas Adi mendapati Glitter sangat pucat, bagian perut, gusi dan matanya sudah gak fokus. Air susunya pun kosong dan anak-anaknya menjerit-jerit kelaparan. Glitter juga tidak mau makan dan tidak mau menyusui anak-anaknya. Akhirnya kami memanggil dokter hewan langganan kami, memintanya untuk datang ke rumah dan memeriksa kondisi Glitter. Dokter menyatakan Glitter terkena anemia. Penyebabnya bisa bermacam-macam, bisa jadi salah satunya karena dia mengalami pendarahan usai melahirkan. Dokter memberikan obat dan beberapa petunjuk kepada mas Adi untuk treatment Glitter. Katanya kalau kondisinya tidak ada perubahan, harus transfusi darah dan bahkan mungkin operasi. Mendengar kata operasi, kami malah khawatir, soalnya ingat peristiwa yang terjadi pada Mercy yang mati selesai operasi. Dalam kondisi tertentu, anjing tidak bisa melewati masa kritis setelah operasi dan berakhir dengan kematian. Jadi kami berharap, Glitter tidak perlu sampai dioperasi.

Obat-obatan yang diberikan dokter cukup banyak, diantaranya obat untuk menghentikan pendarahan dan vitamin zat besi. Makanannya pun jadi ekstra spesial, dan anak-anaknya tidak bisa menyusu lagi karena dikhawatirkan akan memperburuk kondisi Glitter. Jalan satu-satunya ya kasih susu Lactol menggunakan botol.

Untunglah Glitter kooperatif, setiap kali mas Adi memberikan susu kepada anak-anaknya, Glitter duduk manis didekatnya. Jadi tugasnya dia hanya mengasuh, menjaga, mengeloni dan membersihkan kotoran anak-anaknya :)

Dua puppies ini umurnya sekarang 3 minggu, matanya sudah terbuka. Satu puppy berwarna hitam seperti Don, tapi memiliki mata berwarna biru seperti Siberian Husky bapaknya Glitter. Sementara yang satu lagi berwarna putih seperti Glitter dengan mata berwarna coklat kebiru-biruan. Telinga mereka berdua seperti labrador, turun ke bawah, bulunya tebal seperti Husky. Mas Adi menyebutnya Laberian (Labrador-Siberian) hehehe..

Mereka berdua belum memiliki nama. Kami masih mencari nama yang cocok dan keren tentunya :D Any idea?




4 comments:

  1. kasihan juga tuh anjing, tentu tubuhnya jadi lemah. ternyata anemia bisa menyerang seluruh mahluk hidup ya...,

    ReplyDelete
  2. Kasih nama flo aja kak lucuuu... hehhehehe

    ReplyDelete
  3. @jempot2-office:
    hehe iya. termasuk sakit jantung, diabetes, dll juga bisa menyerang anjing :(

    ReplyDelete
  4. @Hana Ester:
    hehehe, yang putih itu dikasih nama Flo :)

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung ke blog kami :)
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar anonim, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)