Monday, February 13, 2012

TIPS BELI PET MELALUI IKLAN ONLINE

Saya dan mas Adi sedang berencana untuk menambah jenis anjing peliharaan kami. Loh, kan sudah punya banyak? Iya sih, kami mencari bukan tanpa alasan. Kami sedang mencari anjing yang nantinya bisa menjadi alarm dog.  Pencinta anjing pasti tau betul kalau anjing husky itu tidak menggonggong. Mercy, anjing beagle kami juga begitu, jarang menggonggong kecuali dia sedang kesal diganggu Alma. Milan, anjing lokal peliharaan kami, sebenarnya sudah menjadi alarm dog yang bisa diandalkan. Tapi dia sudah tua, jadi harus disiapkan pengganti. 

Tapi bukan tentang pilihan anjing baru ini yang akan saya tulis di sini, melainkan pengalaman kami selama browsing iklan anjing dijual di internet. Beberapa kali kami menemukan dua iklan dengan deskripsi yang sama, foto hewan yang sama, di dua situs yang berbeda, namun dengan contact person dan harga yang berbeda. Nah loh, mana yang asli dan mana yang palsu. Ketika kami telusuri ternyata salah satu iklan tadi palsu. Supaya tidak terjebak iklan-iklan palsu seperti itu, tips yang akan saya share berikut ini mungkin bisa berguna:


  • Foto memang daya tarik pertama yang membuat kita mencari tau lebih banyak informasi yang menyertainya. Tapi jangan dijadikan patokan utama ya..
  • Catat informasi pemilik atau pemasang iklan. Pemasang iklan yang serius tidak akan pelit berbagi nomor kontak yang bisa dihubungi. Manfaatkan nomor itu untuk berhubungan langsung dengan mereka.
  • Pemasang iklan online biasanya memasang iklan mereka di beberapa situs. Ada baiknya anda mencari informasi ini melalui Google atau situs jual beli  online yang lain. Kalau kasusnya seperti yang kami alami, iklan isinya sama, di dua situs berbeda, penjual yang berbeda dan harga juga beda, sebaiknya konfirmasi dulu. Caranya bisa menanyakan melalui kolom komentar di iklan itu. Penjual yang asli tidak akan ragu untuk memberikan informasi rinci pet yang akan dijual. Bahkan biasanya menawarkan kita untuk datang atau bertemu di rumahnya.  
  • Foto menarik, ngobrol-ngobrol di telepon atau surat-suratan via email meyakinkan, itu belum cukup. Atur janji ketemuan. Sebaiknya anda yang datang ke tempat si pemasang iklan. Ini penting. Anda sebaiknya melihat langsung kondisi hewan peliharaan yang ditawarkan. Anda bisa tau riwayat kinologi pet tersebut, cek kesehatannya, lingkungan tempat dia tinggal, dan yang paling penting anda bisa mengenal langsung pemilik hewan peliharaan yang akan anda bawa pulang ke rumah anda.

Membawa hewan peliharaan baru ke rumah anda bukanlah sekedar hobi atau ikut-ikutan trend semata. Dibutuhkan tanggung jawab dan komitmen anda sebagai pemilik. Untuk anjing misalnya, anda harus bersedia membagi kehidupan anda dan keluarga bersama anjing anda minimal 10 tahun umur mereka. Komitmen itu dibutuhkan agar mereka bisa hidup layak sebagai hewan di rumah anda.

Kalau boleh saya menyarankan, carilah breeder yang berada satu kota dengan anda, supaya anda mudah mengunjungi mereka. Jangan sampai karena iming-iming foto keren dan informasi bagus, anda langsung tergiur untuk membeli dan tinggal menunggu saja calon hewan peliharaan anda di rumah, kemudian kecewa karena tidak sesuai seperti di iklan lalu anda menelantarkan mereka.

Mereka juga mahluk hidup yang memiliki nyawa. Ketika kita membawa mereka ke kehidupan kita, maka tanggung jawab kita sebagai pemilik untuk memastikan kelangsungan hidupnya.


I believe in animal rights, and high among them is the right to the gentle stroke of a human hand. ~Robert Brault, www.robertbrault.com



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...