Monday, January 9, 2012

CERITA YANG TERTUNDA | KELAHIRAN BAYI-BAYI ALMA SIBERIAN HUSKY

Cerita yang ingin saya tulis hari ini adalah tentang kelahiran bayi-bayinya Alma, anjing Siberian Husky kami. Beberapa waktu yang lalu, saya sempat meng-upload foto bayi-bayi itu di blog ini. Hanya foto, belum sempat menulis :D Sebenarnya sih bukan tidak sempat, tapi karena saya sedikit khawatir, maklum ini pengalaman pertama kami memiliki bayi anjing. Meskipun sebenarnya saya dan mas Adi sudah terbiasa menemani bahkan mengambil tindakan darurat saat kelahiran bayi kelinci atau kucing. Dari cerita teman dan hasil browsing di internet, kami mendapat kesimpulan koq sepertinya anjing peliharaan yang melahirkan sangat tergantung kepada pemiliknya, ya? Makanya jadi deg-degan. Ditambah lagi, sebelumnya Amel melahirkan prematur dan bayinya mati semua :(

Berdasarkan informasi yang kami kumpulkan, masa kehamilan anjing antara 60-65 hari. Menjelang hari-hari H ini, saya dan mas Adi sudah mulai melakukan persiapan. Tempat untuk melahirkan, peralatan dan lain sebagainya. Agak repot karena fisik anjing yang lebih besar dari kelinci dan kucing, sehingga butuh tempat yang lebih luas juga. Kami juga mulai mengawasi Alma, terutama kalau dia mulai menggali-gali tanah di kolong mobil. Untungnya mas Adi sedang tidak ada jadwal bepergian keluar kota, jadi saya bisa sedikit bernafas lega hehehe.. Gak kebayang kalau saya harus menemani Alma melahirkan sendirian :p

Si Alma ini seperti umumnya anjing Husky, tidak berisik, jarang terdengar suaranya, kecuali kalau dia sedang serdawa. Hehehe salah satu yang unik dari Alma adalah dia suka mengeluarkan bunyi serdawa yang sangat keras :D Tapi diamnya Alma bikin hati jadi tambah tidak tenang. Memasuki hari ke 60, saya dan mas Adi jadi tambah tegang, apalagi melihat Alma yang kelihatannya santai-santai saja. Padahal waktu Amel hamil, manjanya minta ampun. 

Hari ke 61, pagi, karena Alma belum juga kelihatan kesakitan dan ada tanda-tanda melahirkan, mas Adi memutuskan pergi membeli pipet untuk dipakai membersihkan cairan di hidung dan mulut bayi Alma nanti. Saya dan Moses kepingin ikut juga (hiks). Rencananya hanya pergi sebentar saja, kami malah terjebak macet di Cinere. Macetnya total alias tidak bergerak karena sedang ada perbaikan jalan. Panik, tapi berusaha tetap tenang, saya terus-terusan menghubungi kakak Asyah untuk mengawasi Alma. Kemudian macet diperparah dengan hujan deras :'(

Singkat cerita, setelah sekian jam perjalanan akhirnya kami berhasil membeli pipet yang diperlukan. Saat sedang antri di kasir, ponsel saya berbunyi dan waktu saya angkat, Asyah langsung berteriak, "Mama! Kakak denger suara bayi!!" Saya kaget bukan kepalang dan tidak sadar sedang di tempat umum langsung menjawab dengan suara keras dan panik, meminta Asyah untuk mengecek kondisinya Alma. Tapi ya namanya juga anak kecil, laporan pandangan matanya tidak karuan dan bikin tambah panik saja. Mas Adi yang baru datang dari toilet santai-santai jadi ikutan panik mendengar kabar dari saya. Kalau ingat saat-saat itu drama banget! Orang-orang jadi memperhatikan kami. Mereka tidak tahu kalo yang sedang bikin panik saat itu adalah bayi anjing :))

Saya dan mas Adi berusaha terus berpikir positif, tidak akan terjadi apa-apa. Saat itu yang ada di pikiran kami berdua hanyalah cepat sampai ke rumah. Sesampainya di rumah, yang saya lihat adalah genangan air ketuban dan darah. Untungnya Alma melahirkan di tempat yang sudah disiapkan. Tapi karena tidak ada yang menemani, tidak ada yang membersihkan bekas-bekas cairan ketuban dan darah di lantai. Dua ekor bayi husky basah kuyup oleh cairan ketuban, satu ekor lagi bersama Alma di sudut yang lain. Sepertinya Alma pindah tempat karena basah. Saya dan mas Adi hanya telat beberapa detik saja sepertinya dan tidak bisa menyelamatkan seekor puppy yang mati karena kedinginan :'(

Terus menyesal tidak ada gunanya saat itu, jadi kami lebih berkonsentrasi menyelamatkan bayi lain yang basah. Setelah itu Alma masih melahirkan 2 ekor lagi. Jadi Alma melahirkan 5 ekor puppy. Satu ekor betina, mati. Keempat ekor lainnya hidup dan sehat sampai hari ini.



Dari peristiwa ini kami belajar, ternyata memang benar, anjing ras peliharaan pada umumnya membutuhkan bantuan pada saat melahirkan. Jadi jangan sampai meninggalkan mereka tanpa pengawasan di hari-hari terakhir kehamilannya. Dua ekor anak Alma yang lahir belakangan harus dibantu merobek plasenta dan memotong tali pusarnya. Bayi-bayi harus segera dibersihkan dan dikeringkan dari cairan ketuban dan darah. Membantu mereka bernafas dengan menghisap cairan di rongga hidung dan dalam mulut dengan menggunakan pipet. Kemudian gosok-gosok punggungnya dengan menggunakan handuk kering yang lembut. Kami harus memastikan tidak ada cairan yang tersisa di hidung dan mulutnya. Setelah kering dan bersih, bayi diberi sedikit saja madu untuk merangsang naluri menghisapnya. Baru setelah itu diberikan ke ibunya untuk disusui.

Selama 3 minggu pertama, bayi-bayi Alma hanya minum air susu ibunya. Kemudian mulai ditambah dengan bubur bayi. Kami memilih bubur bayi Milna (6 bln) yang rendah laktosa untuk perkenalan. Setelah seminggu makan bubur bayi dan ASI Alma, besok saya berencana menambah dog food untuk puppy yang dilunakkan. Pemberian vitamin berbentuk gel dan kalsium yang dihaluskan, dicampur dalam makanannya. 

Saat ini ukuran badan mereka sudah jauh lebih besar dibandingkan waktu baru lahir. Sudah seperti anjing kecil :D Berlari, bermain-main dengan saudaranya, melolong.. Iya, melolong.. Si bungsu yang kami beri nama Saga, selain badannya paling bongsor, dia juga sudah pintar melolong, terutama saat merasa lapar :)) Semua puppy husky ini memiliki mata berwarna biru seperti bapak dan ibunya. Keren ya? Saya selalu senang saat bertatapan dengan mata biru Siberian Husky. Kelihatannya saja seram, padahal...... :p

Selene, Sammy, Scarlet dan Saga, cepat besar ya.. Dan yang penting, sehat terus! :)





3 comments:

  1. Iiihhh kaka bagii anjing nya satu donk,,,
    Hiiikksss *ENvy*
    anak anjingnya lucu2 banget..

    ReplyDelete

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung ke blog kami :)
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar anonim, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)