Thursday, November 10, 2011

LUNA, MISTY & BELLA | MENGAPA INDUK KUCING (BISA) KANIBAL?

luna, misty dan bella

luna, misty dan bella
Luna, Misty dan Bella adalah anak-anak kucing yang dilahirkan Melon dengan susah payah sebulan yang lalu. Dari enam bayi kucing yang lahir, tersisa 3 ekor. Tiga ekor yang lain dimakan ibunya :'( 

Ini pertama kalinya ada bayi kucing yang dimakan ibunya sendiri di rumah kami. Mas Adi baru mengetahui keesokan pagi ketika akan memberi makan Melon. Sepertinya mas Adi hanya terlambat sekian detik saat Melon sedang memakan anaknya yang kedua. Satu bayi kucing sudah tidak bernyawa. Bayi ketiga dimakan ketika Melon ditinggal sebentar oleh mas Adi untuk mengantar anak-anak ke sekolah. Sedihnya gak hilang-hilang, apalagi kalau ingat bagaimana sulitnya persalinan Melon sehari sebelumnya.

Mengapa induk kucing bisa kanibal?

Kanibalisme atau infantisid sering menjadi tingkah laku yang normal pada kucing jantan dan betina. Induk menjadi kanibal ketika anak abortus, anak yang lahir mati, ataupun anak sangat lemah. Hal ini terjadi untuk mengurangi penyebaran penyakit kepada anak-anak kucing , yang masih sehat, menjaga kandang/box tetap bersih, dan menjaga secara optimal anak-anak kucing yang masih sehat. Di sisi lain, sang induk mendapat keuntungan secara nutrisi dari mengkonsumsi anak yang mati. Kadang-kadang sang induk akan membunuh anak-anaknya yang tampaknya sehat. Faktor lingkungan yang menyebabkan anak-anak memperlihatkan gejala awal sakitnya ( seperti lemas, tidak mau beraktivitas, hipertermia atau hipotermia) memicu terjadinya kanibalisme atau infantisid. Induk yang stres, pemberian makan yang salah,dan kekurangan hormonal turut memberikan kontribusi dalam hal kanibalisme, sedangkan pengalaman sang induk tidaklah menjamin untuk tidak terjadinya kanibalisme.


Sepanjang pengetahuan kami, semua bayi kucing dalam kondisi yang baik. Sampai malamnya kami monitor perkembangan mereka tidak ada masalah. Jadi sebabnya Melon kanibal, bisa jadi karena stress setelah melahirkan atau ada hal lain di luar kemampuan kami untuk mengetahuinya.

Tiga ekor bayi kucing yang tersisa, mau tidak mau membuat saya dan mas Adi jadi was-was. Seminggu pertama setelah peristiwa kanibalisme itu, Melon dipisahkan dari anak-anaknya. Dia hanya diijinkan masuk untuk menyusui dan pasti selalu ditemani salah satu dari kami. Beberapa kali kami melihat Melon berusaha menggigit anaknya. Dia juga selalu resah setiap kali ada anaknya yang mengeluarkan suara atau gerakan tiba-tiba.

Untunglah hanya seminggu. Lama kelamaan insting keibuan Melon muncul. Dia jadi lebih lembut dan mau mengurusi anak-anaknya, jadi tidak perlu dipisah dan ditunggui lagi. 

Kemarin umur bayi-bayi lucu itu tepat sebulan. Gak kerasa ya..? Seperti biasa saya langsung gak sabar untuk memotret kelucuan mereka :D 

Luna...!
Misty...!
Bella...!
Say cheeseee.... :)))

Luna
Bella
Misty

No comments:

Post a Comment

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung ke blog kami :)
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar anonim, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)