Sunday, October 9, 2011

BAYI-BAYI KUCING YANG LAHIR DENGAN PERJUANGAN | PREDIKSI KELAHIRAN YANG (UNTUNGLAH) TEPAT WAKTU

Judul posting blog yang panjang ya? :) Ya, sama seperti yang kami alami hari ini. It's been a long day untuk mas Adi, saya dan Melon. Ternyata Melon memang melahirkan hari ini, sesuai dengan prediksi kami. Sejak kemarin kami terus-terusan mengawasi Melon. Akhirnya tadi pagi kira-kira pukul 9, mas Adi melihat cairan di lantai yang ternyata cairan ketuban. Melon pun sudah masuk ke dalam keranjang yang sudah disiapkan. Saya dan mas Adi langsung bersiap-siap mendampingi. Selama proses melahirkan Melon mengalami kesulitan dan kelelahan. Mungkin karena ini yang pertama dan jumlah anaknya banyak.

Proses kelahiran anak yang pertama cukup lama (cuplikan video di bawah). Bagian kakinya sudah keluar dan Melon kelihatannya sangat kesakitan dan panik karena setengah badan bayinya tidak keluar-keluar juga. Melon berputar-putar terus di dalam keranjang sambil berusaha mengeluarkan bayinya. Entah karena panik atau terganggu dengan kehadiran kami, dengan posisi setengah bagian badan bayi bagian bawah menggantung keluar, Melon berusaha keluar meninggalkan keranjangnya. Mas Adi langsung mencegah sambil mengelus-elus Melon. Untunglah dia menurut dan kembali masuk ke keranjang. Sekitar pukul 09.11 WIB, bayi pertama keluar sempurna, disusul bayi ke dua pada pukul 09.18 WIB.



Proses kelahiran anak ketiga
Foto di samping adalah foto ketika Melon mulai proses kelahiran bayi yang ketiga. Melon sudah sangat kesakitan dan kelelahan. Seorang rekan saya di Twitter yang kebetulan juga dokter hewan di Yogyakarta menyarankan untuk memberi minum air gula jawa. Tapi Melon menolak minum meski sudah dimasukkan dalam botol dan dia tinggal menjilatnya saja. Sekitar pukul 09.40 WIB, anak ketiga lahir. Sepuluh menit kemudian anak keempat lahir, sementara plasenta anak ketiga masih utuh, belum dimakan dan bayi belum dibersihkan/dijilat-jilat oleh Melon. Dia malahan tidur karena kelelahan. Dua ekor bayi yang pertama sudah berhasil menyusu. 

Melon tidur karena kelelahan
Setelah hampir 15 menit menunggu dan tidak ada tanda-tanda Melon akan membersihkan kedua anaknya yang baru keluar, kami berdua akhirnya memutuskan untuk membantu melepas bayi dari plasentanya dengan menggunting tali pusarnya dan membersihkan bayi-bayi dari selaput di sekujur tubuhnya menggunakan handuk, sementara Melon tetap tidur dan bayi-bayi yang lain menyusu.



Melon disuapi makan
Selesai membersihkan anak ketiga dan keempat, mas Adi membangunkan Melon dan menyuapinya makan. Melon penurut sekali. Sambil berbaring dia makan dari sendok yang disodorkan mas Adi. Melon makan lahap sekali tapi tetap tidak mampu bangun dan bergerak. Dan dia tetap dalam posisinya sampai proses kelahiran anak yang keenam (terakhir) selesai. Anak kelima dan keenam ini pun harus dibantu karena ketidakberdayaan Melon.

Setelah semuanya selesai, kami meninggalkan Melon masih dalam kondisi tertidur. Anak-anaknya sudah berhasil menyusu semua. Rasanya kami juga jadi ikutan lelah dan tegang. Waktu Anis melahirkan dulu, kami hanya nontonin saja karena prosesnya mudah. Bahkan yang terakhir bulan Juni lalu Anis melahirkan saat kami sedang tidak ada di rumah.

Setelah disuapi makan lagi, dua jam kemudian Melon sudah mulai bisa jalan keluar keranjangnya. Setelah itu baru kami bisa merasa lega, melihat Melon baik-baik saja. Semoga semua anaknya sehat dan Melon menjadi ibu kucing yang pintar dan telaten mengurus mereka.

Bayi keenam setelah dibersihkan



Keenam bayi sudah bersih dan menyusu, Melon tidur
Kenyang, bersih dan hangat
Oya, selama proses kelahiran anak-anak Melon dan Owl tadi pagi, saya juga sempat memfoto Owl si Bapak kucing, yang ternyata sedang lelap tertidur dalam posisi terlentang :D

Ibu lelah, Bapak lelap :D




No comments:

Post a Comment

Hai!
Terima kasih sudah berkunjung ke blog kami :)
Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik, asyik, dan sopan.
Komentar anonim, mohon maaf, akan dihapus.
Salam hangat! :)